Dampak Urbanisasi Terhadap Lingkungan

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota secara besar-besaran. Urbanisasi terjadi karena berbagai faktor penyebab perkembangan daerah perkotaan melalui sektor industri dan perdagangan serta akibat kebijakan peraturan daerah perkotaan, terutama bidang ekonomi yang dikembangkan oleh pemerintah kota. Tujuan utama dari urbanisasi bagi masyarakat ini salah satunya adalah untuk mengais rejeki dan mencari peruntungan yang lebih besar di kota. Kota-kota yang biasanya menjadi target utama urbanisasi biasanya merupakan kota-kota besar yang merupakan pusat perdagangan ataupun pusat pemerintahan. Contohnya seperti DKI Jakarta, Surabaya, DI Yogyakarta, dan lainnya.

Urbanisasi ini mulai muncul sejak adanya peningkatan industri dan ekonomi yang terjadi di wilayah perkotaan. Hal-hal tersebut menjadi salah satu alasan yang dapat membangkitkan minat penduduk desa untuk bekerja dan mencari peruntungan yang lebih besar di kota.  Apabila urbanisasi ini terjadi secara teus-menerus, akan muncul dampak negatif yang timbul akibat perpindahan penduduk yang juga berpengaruh pada faktor-faktor kehidupan lainnya seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lain-lain.

Dengan berpindahnya penduduk dari desa ke kota maka akan meningkatkan jumlah penduduk di daerah perkotaan yang akan menyebabkan masalah kependudukan, lingkungan, dan tatanan fisik perkotaan. Permasalahan yang paling utama akibat urbanisasi yaitu menimbulkan ledakan jumlah penduduk di perkotaan. Hal ini menyebabkan sulitnya mendapat tempat tinggal baru karena semakin berkurangnya lahan kosong di perkotaan. Ketimpangan antar masyarakat juga akan terjadi seiring dengan berjalannya waktu. Hal lain yang biasanya dapat kita saksikan di daerah perkotaan yaitu banyaknya wilayah kumuh dan tidak layak huni yang menjamur di sekitar fasilitas umum. Banyak ruang terbuka yang beralih fungsi menjadi lapak pedagang kali lima (PKL), tempat parkir, bahkan pemukiman warga. Selain itu, banyak daerah aliran sungai (DAS) juga beralih fungsi sebagai pemukiman warga dan kawasan industri. Dampak jangka panjang yang akan terjadi bila situasi ini tetap dibiarkan adalah membuat lingkungan tersebut menjadi kumuh dan tidak layak huni dan juga tidak sehat.

Adapun cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi permasalahan urbanisasi ini antara lain meningkatkan SDM dengan mendirikan sekolah-sekolah kejuruan, mengembangkan minat masyarakat untuk berwirausaha dengan memberikan dana bantuan sebagai modal awal, pembangunan sarana aksebilitas di desa seperti pembangunan jalan, jembatan, dan sarana telekomunikasi. Disamping itu untuk mengatasi kawasan pemukiman yang kumuh di daerah perkotaan, pemerintah dapat menawarkan pembangunan rumah susun (rusun) yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat yang tinggal disana. Tentunya hal ini dilakukan untuk memperbaiki sekaligus menata kota supaya terlihat lebih baik.

No Comments, Be The First!

Your email address will not be published.